Cara Meningkatkan Kecepatan Akses Website WordPress – 12 Cara SEO Di Tahun 2021

optimasi seo adalah

 

 

Cara Meningkatkan Kecepatan Akses Website WordPress – 12 Cara SEO Di Tahun 2021

Namun terkadang dengan desain yang sudah ada, dengan skrip yang sudah digunakan, css yang digunakan, font, gambar dan skrip eksternal (skrip dari website lain), atau yang kemudian akan disebut sebagai , optimasi jadi semakin sulit dilakukan. Dengan banyaknya asset tidak terpakai, artinya halaman website me-load asset yang tidak diperluan. Inilah yang membuat website di load lambat.

4 detik, Rekomendasi google tentang speed index adalah dibawah 3 detik, Rata-rata ukuran halaman desktop 1. 966 Mb dan mobile 1. 778 Mb, Rekomendasi google tentang ukuran halaman adalah dibawah 500 Kb, Rata-rata file yang harus di load di desktop adalah 75 dan di mobile 70Rekomendasi google tentang file yang di load adalah dibawah 50 Lebih mudahnya untuk memahami list diatas bisa dengan melihat gambar dibawah ini Mungkin ada yang bingung speed index dengan full load time ini bedanya apa karena rata-ratanya berbeda.

Full load time adalah seberapa cepat konten halaman selesai dimuat secara utuh. Semua proses load sudah selesai ketika full load time. Mengapa speed index yang digunakan? bukannya full load time yang seharusnya digunakan sebagai metrik optimasi? Speed index ini mengacu pada halaman website yang sudah dapat digunakan, sehingga user bisa mulai membaca/melakukan aksi pada halaman.

Inilah metrik yang penting karena tujuan utama pemilik website HARUS berada pada user experience dan bukan pada score tools. Memang terlihat keren untuk mendapatkan nilai 100, tapi percayalah, pengunjung halaman tidak tahu dan tidak mau tahu tentang score yang didapatkan, tapi mereka peduli dengan seberapa cepat mereka “dilayani”. Dengan semakin cepatnya halaman dapat diakses, maka user experience akan meningkat yang berakibat pada turunnya bounce rate, meningkatkan konversi, dan meningkatkan peluang user kembali lagi.

Semakin lambat website diakses, semakin besar kemungkinan user meninggalkan halaman. Jadi tujuan dari optimasi ini adalah memberikan user apa yang dicari secepat mungkin, yang artinya sebisa mungkin instan. Lalu seberapa cepat website diakses? Ada beberapa tools yang dapat digunakan untuk mengecek kecepatan wordpress. Speedtest Tools Sebenarnya indikator utama dari speedtest ini adalah mata.

Oleh karena itu, tools ini memberikan angka kuantitatif dan dapat dipahami oleh semua orang terlepas dari perspektif “cepat” masing-masing pengunjung. Jadi tools ini hadir untuk memberikan pemahaman tentang Seberapa cepat halaman dimuat, Berapa banyak file yang harus di load, File mana yang perlu dioptimasi, Rekomendasi apa yang bisa dilakukan Sekali lagi, tools ini dibuat untuk membantu pemilik website melakukan optimasi agar websitenya bisa diakses secepat mungkin oleh user, bukan mengejar skor 100.

GTMetrix GTmetrix adalah salah satu tools andalan saya secara pribadi untuk melakukan audit website. Tools ini simpel dan powerful untuk melihat file mana saja yang di load dan apa yang bisa dioptimasi. Lokasi server untuk ditest juga tersedia beberapa pilihan. Karena lokasi server saya ada di singapura, maka hongkong, china merupakan lokasi server yang dekat dengan server saya.

10 4 Cara Optimasi Website WordPress Lebih Cepat Paling Populer

Gambar diatas adalah tampilan pagespeed insight setelah melakukan testing. Data yang diberikan cukup banyak, tapi tidak semudah gtmetrix dalam pembacaannya. Terus terang saya tidak menggunakan google pagespeed insight sebagai alat untuk melakukan audit, saya lebih berpegang ke lighthouse dev chrome daripada pagespeed ini. Alasannya sudah jelas karena google pagespeed index tidak memberikan banyak informasi yang berguna bagi saya untuk optimasi.

Meskipun hasil analisanya selalu menggunakan GTMetrix, konfirmasi akhir optimasi speed selalu menggunakan google lighthouse dan devtools. Lalu, tools mana yang sebaiknya digunakan? Tidak ada patokan khusus untuk tools mana yang sebaiknya digunakan karena tools ini hanya alat bantu untuk memahami bagaimana user experincenya. Namun saya merekomendasikan menggunakan GTMetrix atau devtools Mempercepat Loading Word, Press Setelah memahami tujuan dan mengetahui tools untuk optimasi speed ini, selanjutnya ke bagian inti yaitu bagaimana cara mempercepat loading wordpress? Berdasarkan rekomendasi-rekomendasi pada bagian tujuan, maka untuk mempercepat halaman website adalah dengan mempercepat TTFB dan menurunkan ukuran halaman & jumlah request.

Langkah pertama dalam mempercepat loading website adalah dengan mempercepat TTFB. Mempercepat TTFB Bagian ini adalah bagian yang paling awal dalam optimasi wordpress. TTFB atau singkatan dari time to first byte adalah waktu yang dibutuhkan bagi halaman untuk mulai melakukan load data. Load data yang dimaksud adalah ketika browser menerima request dari user, maka request itu dikirimkan kepada server.

Selanjutnya mengirimkan kembali kepada user untuk ditampilkan di browser. Jadi seberapa cepat TTFB sangat bergantung dengan server dan kecepatan internet pengguna. Langkah pertama untuk menurunkan TTFB adalah dengan memilih hosting yang tepat. Optimasi Hosting Hosting melakukan peranan yang penting dalam optimasi ini. Skrip, modul dan racikan yang digunakan oleh hosting satu dan lainnya pastinya berbeda meskipun memiliki spesifikasi server yang sama.

Semakin bagus hosting, semakin besar tenaga yang dimiliki yang memungkinkan membawa beban website yang lebih berat. Oleh karena itu, memilih hosting yang tepat dapat membantu website diakses lebih cepat. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih hosting. Sebelum membeli hosting, sangat penting untuk menentukan geografi pengunjung website. Apa target pengunjung website adalah orang-orang di indonesia? atau luar negeri? atau seluruh dunia? Pemilihan lokasi datacenter adalah hal pertama yang harus dilakukan ketika memilih hosting.

Jika target visitor hanya dari indonesia, datacenter terjauh yang dipilih adalah singapura. Normalnya, visitor indonesia dengan datacenter di singapura akan mengalami ping berkisar 10-100ms. Memiliki spesifikasi yang mumpuni akan jauh menunjang performa website. Pertama, Jangan pilih hosting dengan disk HDD! Website wordpress yang di host dengan disk HDD tidak bisa optimal dalam urusan kecepatan.

Ada banyak sekali penyedia hosting yang ada di indonesia yang mampu menjadi solusi dari setiap kebutuhan hosting. Hosting sendiri dibagi menjadi beberapa kelas sesuai dengan kebutuhan masing-masing website. Secara garis besar, ada 3 tipe layanan hosting yang dijual Shared Hosting, VPSDedicated Server Pengalaman saya menggunakan beberapa provider hosting dari 2015, saya bisa mendapatkan speed dibawah 500ms dengan hosting dari niagahoster dan dewabiz.

Cara Mudah Optimasi Gambar WordPress Untuk Seo – Apakah Kamu Pernah Pakai Jasa Ini

com menggunakan layanan shared hosting dari niagahoster karena kebutuhannya hanya landing page dan blog saja. Untuk VPS, saya menggunakan vultr dan upcloud untuk beberapa website dan tools saya. Sedangkan dedicated server, saya belum pernah menggunakan layanan manapun. Jika ada hosting yang ingin dicoba untuk ditest performanya, bisa infokan ke saya lewat komentar.

Sebisa mungkin hindari apache dan gunakan webserver NGINX atau litespeed saja. Saat ini mereka berdua adalah webserver dengan performa terbaik. Kebanyakan penyedia hosting di indonesia menggunakan litespeed dan saya merekomendasikan menggunakan litespeed. Memang litespeed performanya berada diatas NGINX dari banyak test yang dilakukan. Namun jika terpaksa harus menggunakan NGINX karena lisensi litespeed mahal, install NGINX pada VPS.

Word, Press menggunakan PHP sebagai basis kode-kodenya dan selalu dimaintain oleh core developer wordpress. Setiap ada pembaruan versi PHP, maka setiap kode-kode wordpress juga di cek untuk disesuaikan sesuai dengan versi php terbaru. Setiap pembaruan versi PHP meningkatkan beberapa persen kecepatan eksekusi skrip. Karena itu, sangat disarankan untuk melakukan upgrade versi PHP ke versi terbaru.

Sayangnya kebanyakan tema membuat asset yang harus diload meskipun tidak digunakan di suatu halaman. Lightweight theme adalah tema yang ringan dan memiliki asset minimalis. Minimalis bukan berarti tanpa konten atau tanpa desain melainkan tema yang memiliki ukuran total asset kurang dari 250kb dan request kurang dari 20 untuk fresh install.

2kb 12 request Speed Index : 756 ms, Arke asset : 21. 5kb 7request Speed Index : 489 ms Arke adalah tema tercepat dan paling minimalis. Sayangnya tema ini terlalu minimalis dan plain, sehingga saya menempatkan tema arke di posisi akhir sebagai cadangan. Jika memang kebutuhannya hanya menulis saja atau akan dipadukan dengan pagebuilder, tema ini masih masuk dalam rekomendasi.

Ya hanya 2 komponen diatas. Untuk lebih memahaminya, ibaratkan sedang membangun sebuah gedung. HTML membentuk kerangka dasar mulai dari pondasi bangunan sampai lantai teratas. Sedangkan CSS membuat kerangka tadi jadi enak dilihat dengan mewarnai lantai dan sebagainya. Jadi HTML membuat kerangka bangunan dan CSS mempercantik bentuk bangunan. Namun ketika pemilik bangunan menginginkan adanya lift, pintu yang terbuka otomatis ketika ada orang lewat, diperlukan komponen lain, yaitu Javascript/JS.

Javascript tidak seharusnya menggantikan peran CSS. Javascript seharusnya digunakan sebagai penambah fungsi. Misalkan untuk mengirimkan email setelah klik sebuah button, ini adalah fungsi. Tapi jika hanya dibutuhkan untuk dropdown, sebaiknya gunakan CSS saja. Javascript yang digunakan secara berlebihan, tentu akan memperlambat load website. Oleh karena itu, ubahlah JS yang digunakan untuk styling dengan CSS.

4 Cara Optimasi Website WordPress Lebih Cepat Terbaik Untuk Dinikmati Situs Anda

Apalagi kalau websitenya sudah live, akan sangat sulit untuk mengubah tema karena banyak sekali pertimbangan dari segi SEO , setting dan lain-lain. Untuk itu, lebih direkomendasikan untuk mengurangi overhead yang ada. Bagian ini termasuk dalam remove unused CSS/JS. Utamakan untuk menghilangkan efek-efek yang tidak krusial seperti animasi, preloader. Jika tidak menggunakan google map, disable google map.

Hapus CSS yang ada tapi tidak di load, ini hanya menambah beban. Optimasi Page Builder Mulai era 2016 keatas, page builder menjadi suatu tools yang sangat digemari oleh para pengguna wordpress untuk membuat halaman-halaman websitenya (cara optimasi seo di wordpress). Page builder ini bisa melakukan overide terhadap settingan tema dan menampilkan sesuai dengan desain yang ada di page builder.

Komponen-komponen ini juga mengandung default style dan fungsinya masing-masing. Beberapa page builder membuat struktur komponennya agak terlalu jauh demi memudahkan user dalam melakukan personalisasi edit data, styling dan bagaimana komponen ini akan bertindak. Dengan demikian, dalam satu komponen saja, tentu akan terdapat banyak HTML, CSS dan JS yang di load.

Untuk mempercepat loading halaman yang menggunakan elementor, akan perlu upaya lebih untuk memilih dan menganalisa CSS dan JS yang tidak digunakan. Saya sudah mengetahui oxygen builder dari tahun 2018, namun tidak berencana menggunakannya saat itu. Saat itu oxygen builder sangat tidak nyaman untuk saya karena tidak banyak pilihan desain dan komponennya.

Gutenberg adalah block builder resmi dari core wordpress. Gutenberg muncul di wordpress 5 (cara optimasi seo di wordpress). 0 sebagai pengganti classic editor. YA! masa depan wordpress berada di block-block seperti ini. Kemungkinan kedepannya page builder tidak akan sepenting sekarang karena adanya gutenberg yang mulai digunakan dan semakin baik dari hari ke hari. Struktur yang dihasilkan dari gutenberg juga sangat bersih.

Lalu page builder mana yang sebaiknya digunakan? Pertama-tama, pilihan ideal adalah page builder dengan output HTML, CSS dan JS yang diperlukan saja. Yang paling ideal adalah hard coding. Tapi tidak semua orang memiliki kemampuan itu. Elementor sangat user friendly, bisa membuat halaman yang menarik dengan mudah. Oxygen builder sedikit lebih sulit untuk mendapatkan halaman yang sama yang dibuat dengan elementor namun dengan output yang lebih bersih.

Sehingga, cukup bijaksana untuk menggunakan page builder yang sejak awal sudah ringan. Tema yang lightweight tidak akan memberikan DOM element yang berlebihan. DOM element yang berlebihan disebabkan oleh penggunaan bloated page builder untuk mendesain banyak element pada suatu halaman. Jika pada test GTMetrix ada peringatan untuk mengurangi jumlah DOM element, maka halaman website itu dipastikan berat.

Apa Keuntungan Utama Pakai 4 Cara Optimasi Website WordPress Lebih Cepat ?

Bagian ini memang sedikit tricky karena harus tahu CSS/JS mana yang di pakai mana yang tidak. Jika page builder itu me load semua asset terlepas dari komponen mana yang digunakan, maka asset yang tidak digunakan harus dipilah-pilah lalu di remove (cara optimasi seo di wordpress). Sedangkan jika page builder itu hanya me load asset yang mana komponennya digunakan, maka untuk meremove unused CSS/JS ini jadi lebih ringan.

21 Cara Mempercepat Loading Website WordPress Anda7 Cara Mengoptimasi Website WordPress Anda – Jurnal Web

Sebuah halaman website baru bisa benar-benar tanpa unused CSS/JS jika dibuat dengan hard coding. Saat ini menggunakan page builder oxygen builder maupun gutenberg adalah pilihan terbaik untuk meningkatkan performa website dari sisi asset bisnis. Optimasi Plugin Word, Press menggunakan 2 cara untuk bagi penggunanya untuk menambah fungsionalitas dan personalisasi dari wordpress yang dibuatnya yaitu tema dan plugin.

Plugin ini dapat di buat oleh siapa saja dengan fungsi apa saja. Karena banyak developer yang membuatnya, tidak semua plugin developer menanamkan mindset untuk mengoptimalkan performa. Sebagian developer hanya membuat plugin untuk menjalankan fungsi tertentu saja. Fungsi-fungsi yang ada ini juga seringkali sudah ada di plugin yang lain. Maka dari itu, jangan asal pasang plugin.

Seringkali, pengguna wordpress membaca di artikel tentang plugin-plugin rekomendasi yang sebaiknya dipasang. Misalkan saja menggunakan plugin SEO : Yoast SEO. Yoast SEO memiliki fitur sitemap, backlink mafia, opengraph dll. Maka jangan download lagi plugin sitemap seperti Google XML Sitemaps, karena hanya akan menambah beban untuk fungsi yang sama. Plugin-plugin semacam ini harus di nonaktifkan dan di delete untuk memperingan wordpress.

Cara Optimasi WordPress Dengan Plugin Merge + Minify + Refresh - Novri WebCara Praktis Membuat WordPress Ringan dan Lebih Cepat Meutia Rahmah
Cara Optimasi WordPress Dengan Plugin WP Fastest Cache Gratis - Novri WebCara Optimasi SEO WordPress – SolusiTech

Konsultasi GRATIS !

HUBUNGI VIA WA : https://bit.ly/seobacklinkwhatsapp

hubungi disini

Jika lightweight, kemungkinan plugin lainnya dari developer yang sama juga lightweight. Dan kebanyakan akan diketahui seiring berjalannya waktu, trial and error, dan rekomendasi dari developer lain. Jika ada plugin yang disukai tapi memiliki performa kurang baik, jangan berikan review buruk. Ini sangat penting. Sekali lagi jangan. Gunakan fitur support atau hubungi developer untuk meningkatkan performa pluginnya.